Jokowi Puji Capaian Ekonomi Indonesia hingga Kuartal II 2022

16 August 2022, 14:58

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur atas capaian ekonomi yang sudah dilalui Indonesia hingga kuartal II 2022. Itu terlihat dari beragam indikator seperti angka pertumbuhan ekonomi hingga neraca perdagangan yang keseluruhannya tumbuh positif. 

“Alhamdulillah, Indonesia mendapatkan apresiasi sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonominya dengan cepat,” ujar Jokowi saat memberikan pidato dalam RUU APBN Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangannya, Selasa (16/8/2022).

Jokowi lantas memaparkan berbagai pencapaian, seperti pemulihan ekonomi nasional tengah dalam tren yang terus menguat. Itu terlihat dari angka pada kuartal I 2022 yang tumbuh 5,01 persen, dan menguat signifikan menjadi 5,44 persen pada kuartal II 2022.

Kemudian, sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan tumbuh secara ekspansif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta solidnya kinerja ekspor. 

“Neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut. Sektor manufaktur yang mengalami pemulihan kuat menopang tingginya kinerja ekspor nasional,” imbuh Jokowi. 

“Hal ini mencerminkan keberhasilan strategi hilirisasi industri yang kita jalankan sejak 2015. Tingginya kinerja ekspor juga didukung oleh sektor pertambangan seiring meningkatnya harga komoditas global,” ia menambahkan.

Selain itu, Jokowi juga mencermati sektor transportasi dan akomodasi yang paling terdampak pandemi pun mulai mengalami pemulihan. Masing-masing tumbuh 21,3 persen dan 9,8 persen pada kuartal II 2022. 

“Pada Juli 2022, Indikator Purchasing Managers’ Index (PMI) meningkat menjadi 51,3 persen, mencerminkan arah pemulihan yang semakin kuat pada semester II,” kata Jokowi. 

Di sisi lain, Jokowi pun melihat klaju inflasi Indonesia masih jauh lebih moderat dibandingkan dengan negara lain. Adapun per Juli 2022, tingkat inflasi Indonesia menyentuh level 4,9 persen secara tahunan atau year on year (YoY). 

“Hal itu ditopang oleh peran APBN dalam menjaga stabilitas harga energi dan pangan. Konsekuensinya, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp 502 triliun,” tuturnya. 

 

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Presiden Jokowi tampak mengenakan busana adat daerah saat berpidato di Gedung Nusantara. Dalam kesempatan kali ini, Presiden Jokowi memilih Baju Paksian asal Provinsi Bangka Belitung.


https://www.liputan6.com/bisnis/read/5043788/jokowi-puji-capaian-ekonomi-indonesia-hingga-kuartal-ii-2022

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi