Jokowi di Nota Keuangan: Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen di 2023, Harga Minyak USD 90 per Barel

16 August 2022, 16:59

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan asumsi makro 2023 untuk penyusunan RAPBN 2023. Sejumlah indikator yang digunakan, antara lain dengan mempertimbangkan dinamika perekonomian nasional terkini, tujuan agenda pembangunan, serta potensi risiko dan tantangan yang dihadapi.

Atas dasar asumsi dasar ekonomi makro tersebut, Jokowi memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2023 mencapai 5,3 persen.

Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan sebesar 5,3 persen. Kita akan berupaya maksimal dalam menjaga keberlanjutan penguatan ekonomi nasional,” ujar Jokowi saat memberikan pidato dalam RUU APBN Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangannya, Selasa (16/8/2022).

Selain itu, ia menekankan, ekspansi produksi yang konsisten akan terus didorong untuk membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Pun juga berbagai sumber pertumbuhan baru yang harus segera diwujudkan.

“Pelaksanaan berbagai agenda reformasi struktural terus diakselerasi untuk transformasi perekonomian. Investasi harus dipacu serta daya saing produk manufaktur nasional di pasar global, harus ditingkatkan,” tegasnya.

Jokowi pun tak luput atas semakin kuatnya sektor swasta sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Maka, ia menambahkan, manajemen kebijakan fiskal dapat lebih diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara perbaikan produktivitas dan daya saing, dengan menjaga kesehatan dan keberlanjutan fiskal untuk menghadapi risiko dan gejolak di masa depan.

“Bauran kebijakan yang tepat, serta sinergi dan koordinasi yang semakin erat antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan menjadi modal yang kuat dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi nasional serta penguatan stabilitas sistem keuangan,” bebernya.

 

Dalam Nota Pengantar Rancangan Keuangan Undang-Undang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RUU RAPBN 2022, Presiden Joko Widodo menyampaikan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 hingga 5,5 persen, dan inflasi di kisaran 3 persen.


https://www.liputan6.com/bisnis/read/5043807/jokowi-di-nota-keuangan-pertumbuhan-ekonomi-53-persen-di-2023-harga-minyak-usd-90-per-barel

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi