JK: Ekonomi Umat Islam Pincang

17 June 2021, 0:43

KBRN, Jakarta: Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla (JK) menyampaikan, ekonomi umat Islam pincang. Hal ini lantaran dari 10 orang kaya, hanya satu di antara mereka yang muslim.

“Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” kata JK di hadapan Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara silaturahmi yang digelar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin (14/6/2021) malam.

Untuk itu, dirinya mengajak kepada umat muslim untukĀ  hijrah untuk memperbaiki kondisi ekonomi.

Pasalnya, kata JK, dengan cara itulah ekonomi Indonesia bisa membaik, yang akan setali dengan peningkatan ekonomi umat Islam.

“Bagaimana kita mengangkat diri kita sendiri memberikan semangat agar ekonomi kita. Karena kalau ekonomi nasional sejahtera tentu 99 persen, umat juga sejahtera,” katanya.

Menurut JK, Indonesia seharusnya tidak kekurangan infrastruktur untuk memajukan tingkat ekonomi. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki setidaknya 4.000 perguruan tinggi yang menjadi syarat perbaikan ekonomi.

Ia mengingatkan infrastruktur pendidikan terus membaik dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, katanya, yang perlu dimiliki masyarakat saat ini adalah semangat.

“Kalau dulu di masa mahasiswa bisa berjuang dengan semangat yang tinggi, aktivis yang tinggi, sekarang di bidang profesional, ekonomi, tentu juga semangat,” kata dia.


https://rri.co.id/nasional/politik/1079263/jk-ekonomi-umat-islam-pincang?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi