Jepang Usir Atlet Olimpiade Tokyo

17 June 2021, 18:15

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

TOKYO, KOMPAS.com – Pemerintah Jepang tak segan-segan mengusir atlet asing peserta Olimpiade Tokyo.

“Syaratnya, atlet asing itu melanggar peraturan-peraturan pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Direktur Eksekutif Komite Olimpiade Tokyo (IOC) Christophe Dubi dalam pernyataannya, Kamis (17/6/2021).

Dubi menyampaikan kebijakan itu kepada publik berkenaan dengan aturan baru pada aplikasi peraturan selama perhelatan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo, “playbook”.

Baca juga: Simulasi Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Jadi Korban Comeback Shesar Hiren

IOC dan Tokyo 2020 melakukan pembaruan aturan pada “playbook” untuk kali ketiga.

“Peraturan-peraturan itu sebagai bentuk agar penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo aman dan sehat,” ujar Christophe Dubi.

Secara rinci, atlet pelaku pelanggaran, terang Dubi, akan mendapatkan sanksi hukuman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sanksi berupa pencopotan akreditasi dan juga sanksi denda uang,” kata Dubi.

Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.REUTERS via ABC INDONESIA Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.

Sebagaimana diwartakan, pemutakhiran terkini peraturan di “playbook” berlangsung pada April lalu.

Sementara, setelah dirilis untuk para atlet, aplikasi “playbook” juga akan dirilis untuk para petugas, relawan, dan pekerja Olimpiade dan Paralimpik Tokyo.

“Aplikasi juga akan dirilis untuk awak media dan relasi sponsor,” kata Christophe Dubi.


https://www.kompas.com/sports/read/2021/06/17/17404058/jepang-usir-atlet-olimpiade-tokyo

 

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi