Jenderal Andika Perkasa Calon Panglima TNI, Pengamat: Perwira Cerdas dan Berwibawa

3 November 2021, 15:51

Jenderal Andika Perkasa Calon Panglima TNI, Pengamat: Perwira Cerdas dan Berwibawa

loading…

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai, Jenderal TNI Andika Perkasa sangat cocok menjabat sebagai Panglima TNI. Menurut dia, Andika merupakan perwira yang cerdas dan memiliki wibawa di mata internasional serta memahami TNI bukan hanya matranya.

”Beliau juga atensi kepada kasus-kasus sosial yang humanis seperti uji keperawanan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), nasib para purnawirawan dan juga memiliki kemampuan intelijen yang paripurna,” ujarnya, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Jejak Jenderal Andika: Dari Baret Merah, Perisai Presiden hingga Calon Panglima TNI

Mantan anggota Komisi I DPR RI ini mengakui, proses pergantian Panglima TNI sejak periode Reformasi selalu menjadi topik yang menarik perhatian banyak kalangan. Banyak pakar dan akademisi memberikan pandangan terkait perspektif dan ketentuan yang berlaku selama ini. Menurut Nuning, panggilan akrab Susaningtyas Kertopati, suksesi di tubuh TNI selalu menjadi diskursus yang hangat mengingat TNI sebagai salah satu komponen penting negara banyak berperan penting dalam dinamika Bangsa Indonesia.

Berdasarkan Pasal 13 ayat 4 UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, sambung Nuning, memang mengamanatkan jabatan Panglima TNI dapat dijabat oleh Perwira Tinggi (Pati) aktif yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan. Artinya, KSAD, KSAL dan KSAU memiliki peluang yang sama untuk menjabat Panglima TNI. ”Meski harus bergantian namun pada kenyataannya presiden yang menentukan siapa yang akan menjabat. Hak prerogatif presiden tersebut memang tidak dapat diintervensi oleh siapapun,” ucapnya.

Baca juga: Ini Kekayaan KSAD Jenderal Andika Perkasa Calon Panglima TNI

Nuning menyebut, ada 2 hal penting yang harus menjadi pertimbangan dalam memilih Panglima TNI. Pertama, pertimbangan kebutuhan organisasi TNI dalam kurun waktu ke depan sebagai bagian modernisasi Alutsista sehingga dibutuhkan kemampuan manajemen tempur dan diplomasi militer yang andal.

Kedua, pertimbangan perkembangan lingkungan strategis pada tataran global dan regional. ”Dibutuhkan sosok Panglima TNI yang memiliki dampak penangkalan bagi petinggi militer internasional. Penting sekali jika Panglima TNI disegani dunia internasional,” ucapnya.


https://nasional.sindonews.com/read/588210/14/jenderal-andika-perkasa-calon-panglima-tni-pengamat-perwira-cerdas-dan-berwibawa-1635927091

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi