Jaga Mata Tetap Sehat Meski Lama Bekerja dengan Gawai

17 June 2021, 17:38

Ilustrasi wanita bekerja dari rumah. Freepik.com/Jcomp

TEMPO.CO, Jakarta – Terlalu banyak bekerja dengan gawai serta melakukan rapat atau pertemuan virtual memberi pengaruh pada mata. Jika tidak ditangani, kondisi ini akan berdampak buruk pada kesejahteraan emosional dan fisik, serta kondisi mata, kata Dr. Anup Rajadhyaksha, dokter mata dan konsultan medis dari Entod International.

Selama peraturan bekerja di rumah (WFH) terus berlaku, paparan layar meningkat karena banyak orang menghabiskan waktu untuk menonton acara, baik secara streaming maupun di televisi, serta main gim. Meski demikian, penggunaan perangkat elektronik dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah mata, termasuk mata kering, gatal, kemerahan, juling dan berair, dan sakit kepala. Belum lagi posisi stagnan yang kerap dilakukan saat bekerja di depan komputer dapat membuat punggung menjadi sakit.

Berikut beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata.

Pola makan sehat
Sejumlah dokter mata berpendapat makanan sehat menjadi salah satu cara jitu menjaga kesehatan mata. Konsumsi suplemen untuk mata juga kadang diperlukan sebagai penunjang kesehatan mata, apalagi dalam kondisi seperti ini, di mana mata terus terpapar sinar gawai.

“Ini hampir sama dengan setiap makanan yang baik dan bergizi lainnya. Mulailah dengan bayam atau kangkung dengan sayuran berwarna-warni di atasnya. Nutrisi lutein dan zeaxanthin yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau telah terbukti membantu mengurangi timbulnya penyakit mata,” kata Rajadyaksha kepada laman Indian Express.

Menurut National Institutes of Medicine, vitamin A yang terkandung dalam sayuran berwarna kuning dan oranye, termasuk wortel dan ubi jalar, dapat meningkatkan kesehatan mata. Buah-buahan seperti pisang, anggur, dan mangga yang kaya vitamin C dan antioksidan lain juga bermanfaat untuk mencegah penyakit mata.

Selain itu, omega-3 sangat baik untuk pembentukan air mata sehingga mencegah mata menjadi kering. Salmon atau ikan air dingin lain harus menjadi bagian dari pola makan sehat yang optimal. Telur ayam yang mengandung omega-3 juga bisa menjadi alternatif pengganti ikan salmon, namun perhatikan jumlah asupan per hari supaya kolesterol tetap terjaga baik.

Istirahat cukup
Beristirahatlah secara teratur dari pekerjaan yang memaksa menatap lekat layar gawai. “Cobalah untuk menutup mata selama beberapa detik setiap 15 hingga 20 menit sekali. Cara ini sangat ampuh untuk membuat beristirahat dari menatap layar gawai terlalu lama,” ujar Rajadyaksha.

Setiap dua jam cobalah untuk memijat otot-otot di sekitar mata atau bilas wajah menggunakan air dingin. Hindari menggosok mata dengan tangan dan seringlah berkedip jika mata kering. Selain itu, cobalah untuk meletakkan gelas atau kudapan jauh dari jangkauan. Hal ini akan memaksa Anda untuk berhenti sejenak dari menatap layar dan berjalan untuk sekedar mengambil minum dan kudapan. Cara ini tidak hanya akan membantu mengistirahatkan mata tapi juga membuat tubuh sedikit bergerak sehingga membantu mencegah gaya hidup malas bergerak, seperti dikutip laman National Eye Institute (NEI).

Jika akan menggunakan layar gawai, manfaatkan sebaik-baiknya dengan mempraktikkan rutinitas latihan baru atau menguasai keterampilan baru. Anda dapat membatasi waktu layar dengan cara ini dan nantinya akan lebih berkonsentrasi pada hal-hal lain.

Gunakan kacamata untuk menghalangi sinar biru
Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar berbahaya bagi mata, terutama jika terlalu lama atau sering menatap layar gawai. Kacamata komputer, juga dikenal sebagai kacamata pemblokiran cahaya biru, kini banyak dijual dan menjadi hal umum sebagai sarana untuk mengurangi efek tekanan digital pada mata.

“Cahaya High-energy visible light (HEV), yang dilepaskan oleh hampir setiap layar optik dihalangi oleh kacamata khusus ini. Lensa kacamata pemblokiran cahaya biru sering diwarnai dengan warna kuning muda, yang menetralkan cahaya biru dan mengurangi efek tegang pada mata yang menyebabkan mata menjadi sakit dan rusak,” jelas Rajadyaksha.

Lensa pemblokir cahaya biru kerap kali secara otomatis terpasang saat Anda menggunakan gawai pada malam hari sebelum tidur atau di tempat dengan minim cahaya.

“Selain itu, bekerja di bawah lampu neon atau di ruang gelap bukanlah ide yang baik. Saat mengoperasikan gawai dan membaca dalam cahaya redup dapat memicu ketegangan mata,” tambah Rajadhyaksha.

Perhatikan posisi bekerja
Pindahkan layar sehingga mata sejajar dengan bagian atas monitor. Itu memungkinkan Anda melihat layar sedikit ke bawah. Selain itu, cobalah untuk menghindari silau dari jendela dan lampu. Gunakan layar antisilau jika diperlukan. Pilih kursi yang nyaman dan mendukung. Posisikan agar kaki rata di lantai.

Terhubung dengan keluarga dan hewan peliharaan
Habiskan waktu bersama keluarga, baik itu orang tua, saudara, atau hewan peliharaan. Menghabiskan waktu bersama akan membuat Anda merasa nyaman dan memberi istirahat dari komputer. Anda dapat bercengkerama atau melakukan permainan dalam ruangan yang akan membuat lupa pada gawai.

Baca juga: Jika Rabun Jauh Makin Memburuk Coba Konsumsi Makanan Ini


https://gaya.tempo.co/read/1473738/jaga-mata-tetap-sehat-meski-lama-bekerja-dengan-gawai

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Statement

Fasum

Transportasi