Jaga Lapisan Ozon, Pupuk Kaltim Komitmen Gunakan Bahan Ramah Lingkungan

16 September 2021, 22:58

Liputan6.com, Jakarta Perlindungan lapisan ozon menjadi salah satu perhatian PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), dengan sejumlah kiat yang dilaksanakan untuk menjaga dan meningkatkan kontribusi dalam mengurangi penipisan ozon.

Sejalan dengan Protokol Montreal dan Keputusan Presiden RI Nomor 23 Tahun 1992, Pupuk Kaltim telah turut berkontribusi mengurangi penggunaan bahan yang mengandung Ozone Depleting Substance (ODS), sebagai bentuk kesadaran Perusahaan dalam menjaga bumi dan lapisan ozon secara berkesinambungan.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, mengungkapkan sejak Keputusan Presiden RI Nomor 23/1992 terbit, Pupuk Kaltim secara bertahap telah mengurangi penggunaan refrigerant yang mengandung bahan perusak ozon pada Air Conditioner (AC) dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan Perusahaan.

Seluruh unit APAR telah diganti menggunakan bahan ramah Lingkungan. Begitu pula halnya dengan refrigerant yang digunakan Pupuk Kaltim di area pabrik, perkantoran maupun perumahan dinas karyawan, kini 100 persen tidak mengandung ODS.

Pupuk Kaltim juga melakukan perawatan rutin seluruh AC maupun APAR setiap tahun. Unit yang sudah tidak layak pakai diganti dengan unit yang menggunakan bahan yang ramah lingkungan serta tidak mengandung ODS.

“Upaya tersebut secara perlahan menunjukkan hasil. Pupuk Kaltim sejak 2012 berhasil mengganti seluruh refrigerant dari yang mengandung ODS menjadi bahan yang tidak mengadung ODS,” terang Hanggara.

Sesuai tema Hari Ozon Internasional tahun ini yakni “Keeping us, our food and vaccines cool“, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi dalam menjaga lapisan ozon, dengan menyiapkan SDM berkompeten yang memahami pentingnya perlindungan ozon.

Hal itu ditunjukkan dengan kesiapan personel yang memiliki sertifikasi teknisi refrigerasi dan tata udara, untuk perawatan dan penggantian unit maupun refrigerant sesuai masa perawatan berkala.

“Sertifikasi personel wajib diperhatikan, agar perawatan unit dilakukan secara benar untuk menghindari terlepasnya refrigerant ke udara, guna mengurangi potensi penipisan lapisan ozon,” tambah Hanggara.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Menteri BUMN Erick Thohir mendorong UMKM agar bangkit dan berkembang di tengah pandemi Covid-19. Kebangkitan UMKM menurut Erick penting untuk keseimbangan ekonomi.


https://www.liputan6.com/bisnis/read/4660326/jaga-lapisan-ozon-pupuk-kaltim-komitmen-gunakan-bahan-ramah-lingkungan

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi