Iran, Oman dan Irak Mulai Puasa Besok

2 April 2022, 20:58

Kantor Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei pada Jumat malam menyatakan hari Minggu sebagai hari pertama bulan suci.

Supianto | Sabtu, 02/04/2022 19:54 WIB

Kantor Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei pada Jumat malam menyatakan hari Minggu sebagai hari pertama bulan suci.

Kacang-kacangan dijual di pasar, menjelang bulan puasa Ramadhan di Kairo, Mesir, pada 6 Mei 2018. (Foto: Reuters)

TEHRAN, Jurnas.com – Masyarakat Iran, bersama dengan muslim di sejumlah negara lain seperti Oman, Irak dan Indonesia, akan mulai menjalankan puasa Ramadan pada Minggu (3/4).

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian mengucapkan selamat kepada umat Islam di seluruh dunia atas datangnya bulan suci Ramadan.

“Selamat kepada umat Islam atas kedatangan bulan Ramadan, bulan penuh rahmat. Semoga Tuhan mengembalikannya kepada kita dan semua orang dengan kebaikan, ketenangan, dan kelimpahan,” tulisnya dalam tweet dalam bahasa Arab.

Dikutip dari Tasnim News Agency, kantor Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei pada Jumat malam menyatakan hari Minggu sebagai hari pertama bulan suci.

Menurut laporan, tim observasi di seluruh negeri, termasuk kantor Pemimpin, tidak dapat melihat bulan sabit baru pada Jumat malam dan menyatakan Minggu sebagai hari pertama Ramadhan.

Di beberapa negara lain, termasuk Kuwait, Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu telah dinyatakan sebagai hari pertama Ramadan.

Awal bulan puasa Ramadan ditentukan oleh perhitungan bulan dan penampakan fisik bulan baru.

Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender Islam, diamati oleh umat Islam di seluruh dunia sebagai bulan puasa, doa, refleksi, amal dan komunitas.

TAGS : Ramadan Bulan Puasa Negara Muslim Iran


https://www.jurnas.com/artikel/114346/Iran-Oman-dan-Irak-Mulai-Puasa-Besok/

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi