Indonesia Akan Buka Perbatasan dengan Papua Nugini

1 April 2022, 11:09

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia akan membuka perbatasan dengan Papua Nugini untuk meningkatkan perdagangan kedua negara, terutama di area lintas batas.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat konferensi pers bersama PM Papua Nugini James Marape, di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (31/03/2022). 

“Indonesia juga siap membuka kembali perbatasan dengan Papua Nugini untuk memulihkan perdagangan lintas batas dan denyut ekonomi masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan,” tutur Presiden. 

Kepala negara menyebut, pertemuannya dengan PM Marape berlangsung secara bersahabat dan juga produktif. Kedua pemimpin membahas upaya pengusutan kerja sama bilateral di berbagai bidang, dan juga bertukar pandangan mengenai kerjasama di kawasan Pasifik. 

Untuk sektor perdagangan, Presiden Jokowi menyambut baik upaya peningkatan perdaganan Indonesia dengan Papua Nugini. 

Baca Juga: Indonesia dan Papua Nugini Sepakat Perkuat Kerjasama

Di tahun 2021, nilai perdagangan Indonesia dan Papua Nugini meningkat 87 persen bila dibandingkan dengan tahun 2020, atau lebih tinggi dari nilai perdagangan sebelum Pandemi Covid-19. 

Presiden Jokowi mengaku optimis, upaya pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19 serta peningkatan peluang perdagangan melalui pembukaan kembali perbatasan RI dan Papua Nugini di wilayah Skouw Wutung, Distrik Muaratami, Kota Jayapura. 

Dalam kesempatan tersebut, PM Marape meyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta para menteri Kabinet Indonesia Maju yang telah melakukan penyambutan. 

“Kami juga ingin menyampaikan undangan kepada pemerintah Indonesia untuk mengunjungi Port Moresby tahun depan, sehingga kami dapat melakukan pertemuan tahunan kedua negara,” ujar PM Marape. 

Pertemuan kedua pemimpin pun ditutup dengan jamuan besar makan siang di Istana Bogor.

Sebagai informasi, dalam kunjungannya kali ini PM James Marape ditemani Ibu Negara Rachel Marape. Sementara Presiden Jokowi, didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah Menteri.

Diantaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, dan Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Andriana Supandy.

PM Marape dan Ibu Negara Rachel akan bertolak ke Port Moresby nanti malam bersama dengan delegasinya. 


https://rri.co.id/ekonomi/1407467/indonesia-akan-buka-perbatasan-dengan-papua-nugini?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Media

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi