Ikut Bantah Luhut, Hidayat Nur Wahid: Sukseskan Saja Pemilu 2024

2 April 2022, 18:08

Terkini.id, Jakarta- Hasil survey Lembaga Saiful Muzani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden Joko Widodo ditolak mayoritas pemilih PDIP hingga Golkar.

Dilansir dari cnnindonesia.com, survey yang dilakukan SMRC melibatkan 1.220 responden di seluruh Indonesia yang memiliki hak suara atau yang sudah berusia di atas 16 tahun. 

Survey SMRC yang menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 3,12 persen dan response rate 1.207 atau 84 persen.


Baca Juga: Apdesi yang Dukung Jokowi 3 Periode Sebut Puan Maharani Sebagai…

Hasil survey tersebut menunjukkan, menolak penundaan pemilu ke tahun 2027 serta perpanjangan masa jabatan presiden. Mayoritas responden yang menolak merupakan pemilih sembilan partai politik pemilik suara di parlemen.

“Pemilih PDIP ada 73 persen yang ingin pemilu tetap 2024 karena alasan Covid, karena alasan ekonomi pun ditolak 78 persen tetap ingin pemilu 2024,” ungkap Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam paparannya, melalui kanal YouTube SMRC, Jumat 1 April 2022. 


Baca Juga: Setelah Pertamax, Menko Luhut Ungkap Potensi Kenaikan Harga Pertalite Hingga…

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid turut memberikan respon terhadap usulan penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden Joko Widodo. 

Politikus PKS tersebut juga turut membantah pernyataan Luhut Binsar Panjaitan soal adanya 110 juta masyarakat yang mendukung usulan tersebut. Dia mengungkapkan agar pihak terkait mensukseskan pemilu 2024.

“Bantah Luhut, Lebih 73%(Mayoritas) Pemilih PDIP,Golkar, PKB, PAN Dll Tolak Tunda Pemilu atau Perpanjangan Masa Jabatan Presiden. Itu hasil survey terakhir SMRC. Jadi sudahlah, sukseskan saja kesepakatan KPU dg DPR&Pemerintah, Pemilu serentak 14/2/2024.” kata Hidayat dalam akun media sosial pribadinya @hnurwahid, Sabtu 2 April 2022.


Baca Juga: Setelah Pertamax, Menko Luhut Ungkap Potensi Kenaikan Harga Pertalite Hingga…

Bahkan Hidayat Nur Wahid pun menegaskan Pimpinan serta partai-partai di MPR tidak akan memaksakan kehendak untuk mengubah Undang-undang Dasar dengan langgar prosedur. 

“Seandainya ada yg bertanya demikian, maka fakta politik di MPR, baik secara norma UUDNRI maupun realita Pimp2 MPR&Partai2 di MPR,sudah menjawab;mrk tidak paksakan kehendak ubah UUD dg langgar prosedur. Mrk malah menolak amandemen UUD termasuk unt perpanjang masa jabatan Presiden.” tegas Hidayat dalam akunnya.


https://makassar.terkini.id/ikut-bantah-luhut-hidayat-nur-wahid-sukseskan-saja-pemilu-2024/

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi