Heboh Mural Mirip Jokowi di Pangkalpinang, Satpol PP Hapus

17 September 2021, 2:43

https: img.okezone.com content 2021 09 17 340 2472631 heboh-mural-mirip-jokowi-di-pangkalpinang-satpol-pp-hapus-IWuMPW5xoy.jpg

PANGKALPINANG – Mural seorang pria mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pangkalpinang, Bangka Belitung, viral sejak Kamis (16/9/2021). Petugas Satpol PP pun menghapus mural tersebut karena dinilai tidak sesuai estetika.

Satpol PP Pangkalpinang menghapus mural tersebut, Kamis (16/9/2021) sore. Saat ini petugas Polda Bangka Belitung dan Polres Pangkalpinang tengah melakukan penyelidikan.

Menurut Plt Kasat Pol PP Efran, pihaknya cepat menghapus mural tersebut agar masyarakat tidak berasumsi berlebihan. Sebab gambar hasil mural tersebut dinilai tidak pantas.

“Pada perinsipnya kami tidak melarang orang melanyalurkan bakat seninya. Tetapi harus disadari ada nilai etika yang harus mereka junung tinggi. Disini kami lihat ada yang kurang pantas, sehingga kami menghapusnya,” kata Efran.

Pihaknya, tutur Efran, menyerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian yang kini tengah mendalaminya. Tidak cuma mural wajah mirip Jokowi, Satpol PP juga menghapus sejumlah mural lainnya di tempat yang sama, karena mengandung gambar dan tulisan tak pantas.

Sementara, polisi yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mendapati beberapa barang bukti berupa cat semprot, yang ditemukan di selokan.

Diketahui, mural yang terletak di tembok sebuah gedung di Jalan Yang Zubaidah, Kelurahan Bintang, menjadi pusat perhatian warga. Dalam mural tersebut, sosok pria dibuat mirip Jokowi dengan mata tertutup makser, di bagian hidung ada lingkaran merah yang identik dengan aksesoris badut dan di bagian kepala terdapat dua buah tanduk.

Baca Juga : Pemkot Bogor Bakal Gandeng Pegiat Mural untuk Mempercantik Wilayahnya

Sementara disamping sang pria tertulis sepenggal kalimat “Inilah sajakku. Pamplet masa darurat. Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan.”

Kalimat tersebut diketahui diambil dari sajak karya WS Rendara yang berjudul Sajak Sebatang Lisong.

“Kami lidik dulu apa maksud dan tujuannya, karena kami tidak bisa berbicara asumsi atau mengikuti pengiringan opini orang,” kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Kamis (16/9/2021).


https://news.okezone.com/read/2021/09/17/340/2472631/heboh-mural-mirip-jokowi-di-pangkalpinang-satpol-pp-hapus?page=1

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi