Hasanuddin Nilai Perlu Tindakan Serius Tangani KKB

1 April 2022, 11:13

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menegaskan, berbagai kekerasan dan penembakan yang dilaksanakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua harus disikapi dengan tindakan serius. 

“Demi kemanusiaan dan perdamaian kekerasan di Papua perlu dilakukan tindakan serius,” tegas Hasanuddin kepada wartawan, Senin (28/3/2022).

Hal itu dia ungkapkan karena akhir-akhir ini KKB kian menggencarkan serangannya terhadap prajurit TNI, Polri, bahkan masyarakatnya sipil. 

“Saya sangat prihatin dan menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya. Korban rakyat, TNI dan Polri sudah bergelimpangan,” ujarnya. 

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, walaupun sudah dikeluarkan otonomi khusus (otsus) baru dan rencana pemekaran, tapi kedua konsep ini menjadi pro dan kontra. 

Hal itu menurut dia diperparah dengan sistem persenjataan mikik gerombolan KKB semakin banyak dan modern seperti M16 yang dilengkapi pelontar granat, SS 1, Getmi (G3) dan lainnya. 

“Dibandingkan 10 tahun lalu yang mungkin masih menggunakan senapan laras panjang rakitan,” tekannya.

Lebih lanjut dia menyoroti gerakan politik tokoh Papua merdeka di luar negeri seperti Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, Benny Wenda semakin masif dan mendapat dukungan dari parlemen beberapa negara. Di satu sisi penyelesaian masalah Papua di dalam negeri masih belum komprehensif.

Selanjutnya dia menilai perubahan istilah dari OPM, KKB dan sekarang menjadi teroris belum merubah situasi lebih damai justru eskalasinya semakin meningkat. 

“Saran saya harus dirumuskan sebuah keputusan politik negara, diinisiasi oleh pemerintah. Keputusan ini harus komprehensif dan menjadi pedoman untuk dijabarkan menjadi strategi penanganan,” ujarnya.

Nah, setelah ada kebijakan politik negara, lanjut dia, barulah TNI, Polri dan unsur-unsur lainnya merumuskan strategi penanganannya bersama komponen lain. 

“Setelah itu baru satuan satuan di bawah (Kodam, Polda dan lain lain) membuat konsep operasi dan konsep tehnisnya. Jadi ada satu kesatuan pikir dan hirarki penanganan yang jelas,” pungkasnya.

Sebagai informasi, akhir Januari lalu terjadi kontak senja antara KKB dengan prajurit TNI di Pos Koramil Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Peristiwa itu mengakibatkan 3 prajurit gugur. 

Kemudian pada Rabu 2 Maret lalu juga terjadi penyerangan terhadap karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak, Papua. Insiden ini menyebabkan 8 karyawan tewas. 

Terakhir KKB menyerang Pos Satgas Mupe Marinir-3 di Kampung Dikware Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Sabtu 26 Maret lalu. Peristiwa ini mengakibatkan 10 prajurit luka berat, 2 di antaranya meninggal dunia.


https://rri.co.id/nasional/politik/1403643/hasanuddin-nilai-perlu-tindakan-serius-tangani-kkb?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi