Harga Minyak Tersungkur Lagi Usai AS Bakal Tambah Pasokan di Pasar

1 April 2022, 11:14

Liputan6.com, Jakarta Harga minyak lebih rendah pada hari Kamis karena Gedung Putih mengumumkan bahwa mereka akan melepaskan 1 juta barel per hari minyak untuk enam bulan ke depan dari Cadangan Minyak Strategis. langkah ini dilakukan dalam upaya untuk menenangkan lonjakan harga minyak dan gas.

Dikutip dari CNBC, Jumat (1/4/2022), patokan internasional minyak mentah Brent mengakhiri hari di USD 107,91, dengan kerugian 4,88 persen. Minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Mei ditutup 6,99 persen lebih rendah pada USD 100,28 per barel.

“Skala pelepasan ini belum pernah terjadi sebelumnya: dunia tidak pernah memiliki pelepasan cadangan minyak pada tingkat 1 juta per hari untuk jangka waktu ini. Rilis rekor ini akan memberikan jumlah pasokan bersejarah yang berfungsi sebagai jembatan hingga akhir tahun ketika produksi dalam negeri meningkat,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Harga minyak turun tajam pada Rabu malam setelah laporan bahwa langkah seperti itu mungkin terjadi. Presiden Joe Biden akan memberikan sambutannya pada hari Kamis.

“Sulit untuk melebih-lebihkan skala intervensi ini,” kata ClearView Energy Partners. Perusahaan mencatat bahwa ini adalah rilis SPR terbesar yang pernah ada dengan faktor 3,6X. Rekor terbesar kedua adalah pelepasan 50 juta barel pada November.

 

Bursa saham di New York terjun bebas bersamaan bursa di Asia, Eropa, Amerika Latin, dan wilayah-wilayah lain. Hal ini menguatkan kembali kekhawatiran terjadinya kembali resesi, setelah penguatan Wall Street selama 11 tahun dan di tengah perlambatan e…


https://www.liputan6.com/bisnis/read/4926755/harga-minyak-tersungkur-lagi-usai-as-bakal-tambah-pasokan-di-pasar

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi