Gelar Tarawih, Masjid Raya Bandung Terapkan Prokes Ketat

2 April 2022, 20:43

https: img.okezone.com content 2022 04 02 340 2572156 gelar-tarawih-masjid-raya-bandung-terapkan-prokes-ketat-6ZdLJkdzh4.jpg

BANDUNG – Masjid Raya Bandung Jawa Barat bakal menggelar Sholat Tarawih perdana, pada Sabtu (2/4/2022) malam. Hal itu menyusul keputusan pemerintah yang menyatakan awal bulan suci Ramadan jatuh pada Minggu 3 April 2022.

Kendati pemerintah melonggarkan aturan Covid-19, namun Masjid Raya Bandung tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat bagi para jamaah untuk mencegah potensi penularan Covid-19.

“Masjid Raya Bandung di bawah naungan pemerintah. Selama belum ada maklumat kebiasan normal, jadi masih menerapkan prokes ketat, sampai hari kemarin masih berjarak. Persiapan (tarawih) masih berjarak,” kata Kepala Bidang Idaroh atau Ketua Organisasi dan Tata Kelola Masjid Raya Bandung, Edi Komarudin.

Baca Juga:  Dua Tahun Puasa di Tengah Pandemi, Wapres: Jadikan Momentum Kuatkan Solidaritas Kemanusiaan

Meskipun masih menerapkan prokes ketat, lanjut Edi, Masjid Raya Bandung tetap menunggu arahan resmi dari Pemprov Jabar terkait aturan pelaksanaan salat tarawih. Diketahui, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil sebelumnya menyatakan bahwa salat diizinkan tak berjarak dengan tetap menerapkan prokes.

“Kemungkinan kita akan ikuti arahan Gubernur. Insya Allah nanti Pak Gubernur akan menyampaikan pengumuman dan semoga ada pemberitaan lekas normal seperti sebelum pandemi,” tuturnya.

Dengan penerapan prokes ketat, kata Edi, masjid yang juga menjadi ikon Kota Bandung ini tetap menerapkan sejumlah aturan, seperti pengecekan suhu tubuh dan penggunaan handsanitizer untuk jamaah yang hendak menunaikan Sholat Tarawih berjamaah.

Baca Juga: 46 Negara Ini Putuskan 1 Ramadan Jatuh pada 2 April, dari Arab Saudi hingga Australia

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa banyak aturan terkait penanganan Covid-19 dilonggarkan pada bulan suci Ramadan 2022, salah satunya pelaksanaan Sholat Tarawih yang diizinkan tanpa jarak.

Meski aturan itu sudah diputuskan, namun Ridwan Kamil mengatakan bahwa semua kegiatan ibadah Tarawih harus dilakukan dengan tetap menjaga prokes untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Pada dasarnya segala kegiatan sudah boleh dilakukan, asalkan tetap memakai masker. Bahkan, Sholat Tarawih pun boleh berdampingan lagi seperti biasanya, asal tetap memakai masker,” ujar Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, Rabu 30 Maret 2022 lalu.

Ketua MUI Jabar, Rachmat Syafe’i pun menyatakan bahwa masyarakat harus tetap mentaati prokes dengan menggunakan masker dan mencuci tangan ketika menjalankan ibadah Tarawih di masjid.

“Kebijakan bagus sekali dalam rangka memberikan kesempatan, apalagi pandemi Covid-19 sudah menurun maka ibadah di masjid diperbolehkan. Tapi, jangan sampai berlebihan, artinya lupa terhadap protokol kesehatan,” katanya.


https://news.okezone.com/read/2022/04/02/340/2572156/gelar-tarawih-masjid-raya-bandung-terapkan-prokes-ketat?page=1

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi