Gambaran Besar Arsitektur RAPBN 2023

16 August 2022, 18:31

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap gambaran besar arsitektur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2023. Kepala Negara menyebut, Belanja Negara pada RAPBN 2023 direncanakan sebesar Rp 3.041,7 triliun.

“Meliputi, belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 2.230 triliun, serta transfer ke daerah Rp 811,7 triliun. Anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 169,8 triliun, atau 5,6 persen dari belanja negara,” kata Presiden dalam Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBN 2023 di Gedung Nusantara DPR, Selasa (16/8/2022).

Anggaran kesehatan tersebut untuk melanjutkan penanganan pandemi, reformasi sistem kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta kesinambungan program JKN. Percepatan penurunan stunting dilakukan melalui perluasan cakupan seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dengan penguatan sinergi berbagai institusi.

Untuk anggaran perlindungan sosial, pemerintah mengalokasikan sebesar Rp 479,1 triliun untuk membantu masyarakat miskin dan rentan memenuhi kebutuhan dasarnya. Dalam jangka, panjang diharapkan akan mampu memotong rantai kemiskinan. 

Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp 608,3 triliun.

“Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi,” ujarnya.

Presiden menyebut, Indonesia harus menyiapkan SDM  yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global. Tentunya dengan tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berakhlak mulia, dan menjaga jati diri budaya bangsa.

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ditekankan pada lima hal, yaitu:

– Peningkatan akses pendidikan pada seluruh jenjang pendidikan;

– Peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T); 

– Penguatan link and match dengan pasar kerja;

– Pemerataan kualitas pendidikan;

– Penguatan kualitas layanan PAUD.

“Pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat investasi di bidang pendidikan. Antara lain mendukung perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi,” katanya, menambahkan.

Sementara untuk pembangunan infrastruktur, dianggarkan Rp 392,0 triliun. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah hal, yaitu:

– Penguatan penyediaan pelayanan dasar;

– Mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas; 

– Menyediakan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan; 

– Serta pemerataan infrastruktur dan akses TIK.


https://rri.co.id/ekonomi/1584801/gambaran-besar-arsitektur-rapbn-2023?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Media

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi