Gagal Ginjal Akut Hantui Anak-anak, DPR Tuntut Evaluasi BPOM dan Kementerian

25 October 2022, 3:56

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Maraknya kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak di sejumlah wilayah di Indonesia disesalkan semua pihak. Apalagi, pemicu penyakit itu karena obat yang dikonsumsi.

Atas persoalan itu, kinerja Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ikut menjadi sorotan. Lembaga ini dinilai tidak melakukan fungsi dan tugasnya sebagaimana mestinya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Alifudin pun mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap persoalan ini, termasuk terhadap kinerja BPOM.

“Ini bukan salah menyalahkan, harus cari solusi untuk proteksi dini, tetapi jangan lupa untuk evaluasi kementerian atau lembaga yang harus bertanggungjawab atas permasalahan gagal ginjal akut karena obat sirup,” kata Alifudin dalam keterangan tertulis, Senin (24/10).

Alifudin mengatakan persoalan ini harus diusut sampai ke akarnya, agar mencegah penyebaran penyakit dan tidak terulang lagi persoalan kandungan obat yang berbahaya tapi beredar di masyarakat.

“Senyawa Etilen Glikol itu berbahaya ketika melewati ambang batas, dan kenapa pada temuannya ada senyawa yang mencemari obat sirup yang sudah diberikan izin beredar obat oleh BPOM?” heran Alifudin.

Politisi dari F-PKS ini juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak sembarang menggunakan obat pada anak.

Namun, di sisi lain masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak gelisah, dan tetap mengikuti panduan yang diberikan pemerintah.

“Harus waspada tapi harus tetap tenang dan menjawab solusi bersama, serta bahu membahu akan penyelesaian masalah ini,” pungkas Alifudin. (jpnn/fajar)

Tokoh

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi