Firli Samakan Aktor Utama Jual Beli Jabatan dengan Tukang Peras

17 September 2021, 11:23

Firli Samakan Aktor Utama Jual Beli Jabatan dengan Tukang Peras

Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Firli Bahuri menyebut jual beli jabatan masih menjadi masalah di daerah. Kepala daerah biasanya memanfaatkan kewenangannya untuk mencari uang dengan menawarkan kursi jabatan.

Firli menganalogikan kepala daerah yang memperdagangkan jabatan sebagai tukang peras. Pasalnya, pelaku tak malu meminta duit kepada bawahannya.

“Kalau ada suatu jabatan yang dianggap penyelenggara negara bahwa yang bersangkutan layak atau tidak, maka bisa terjadi pemerasan dengan kalimat, ‘apakah Anda masih ingin bertahan di jabatan tersebut? Kalau mau bertahan, maka Anda harus bayar sekian. Kalau tidak harus diganti’,” kata Firli di Jakarta, Jumat, 17 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca: Menteri PANRB Sebut Jual Beli Jabatan Muncul karena APIP Lemah

Menurut dia, permainan berbau amis ini terjadi karena kepala daerah memiliki integritas rendah. Pejabat ini biasanya tidak memikirkan rakyat saat menduduki takhta.

“Seketika seorang penyelenggara negara atau kepala daerah baru saja dilantik, maka dia akan berpikir siapa saja yang akan jadi tim sukses dan yang bukan,” ujar Firli.

Firli menyebut jual beli jabatan biasanya masuk dalam kategori suap dan gratifikasi . Pejabat negara sejatinya dilarang menerima suap dalam bentuk apa pun karena bisa merusak daerah dan harapan rakyat.

“Suap ini tentu harus dipenuhi dan dimaknai adanya pertemuan dengan penerima dan pemberi, tidak hanya fisik, tetapi alam pikiran. Karena tidak akan pernah terjadi suap apabila tidak bertemunya alam pikiran penerima dan pemberi,” ujar Firli.

Sementara itu, gratifikasi biasa terjadi karena hubungan erat antara pemberi dan penerima jabatan. Pejabat terpilih umumnya menyerahkan hadiah karena sadar atas kewenangan pihak yang memberikan jabatan.


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi