Elektabilitas Prabowo Stagnan, Ganjar dan Anies Melejit

23 October 2022, 11:25

LEMBAGA survei NEW INDONESIA Research & Consulting merilis elektabilitas calon presiden yang menyebut Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan menjadi calon presiden yang tingkat keterpilihannya naik signifikan.

“Elektabilitas Ganjar terus menanjak, mencapai 22,1 persen. Itu menjadikannya unggul pada peringkat pertama. Anies menyusul dengan menduduki peringkat ketiga dengan elektabilitas mencapai 17,6 persen,” kata Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (22/10.

Ganjar Pranowo pada survei Februari 2022 hanya memiliki elektabilitas sebesar 13,5 persen. Sedangkan Anies Baswedan sebesar 13,8 persen.   

Sepanjang 2022, kata dia, elektabilitas Prabowo Subianto di bursa calon presiden cenderung stagnan. Temuan survei menunjukkan elektabilitas Prabowo bergerak di kisaran 20-21 persen pada Februari-Juni 2022. Kini eleltabilitas Menteri Pertahanan itu sebesar 20,8 persen.  

Namun, sambung Andreas, Prabowo masih memiliki kekuatan dengan selalu menempati posisi tiga besar. “Akan tetapi, tren stagnasi dalam setahun terakhir membuat Prabowo dan pendukungnya harus memikirkan strategi untuk mendorong elektabilitas lebih tinggi menuju gelaran pemilu presiden,” tandasnya.

Sebaliknya, Ganjar terus menuai dukungan publik meskipun belum mendapat restu dari PDIP  
Belakangan, menurut Andreas, justru partai-partai lain yang secara terbuka mendukung pencapresan Ganjar, seperti PSI, PPP, dan PAN.   

Adapun klaster elektabilitas berikutnya masih diduduki oleh Ridwan Kamil sebesar 6,1 persen, Sandiaga Uno (4,8 persen), dan Agus Harimurti Yudhoyono (4,0 persen).   

“AHY tengah digadang-gadang sebagai cawapres Anies, sedangkan RK dan Sandi belum tampak hilalnya,” kata Andreas.  

Berikutnya, Puan Maharani 3,3 persen, Khofifah Indar Parawansa 3,0 persen, Erick Thohir 2,3 persen, dan Tri Rismaharini 1,7 persen. Lalu ada Andika Perkasa 1,5 persen, Airlangga Hartarto 1,1 persen, dan Mahfud MD 1,0 persen.   

“Puan mulai menunjukkan tajinya dengan mendekati posisi AHY, sementara Airlangga masih berjibaku pada papan bawah. Posisi Airlangga bahkan disalip oleh Panglima TNI Andika Perkasa yang akan segera pensiun di akhir tahun ini,” jelasnya.   

Andreas menambahkan, Andika dan Khofifah disebut-sebut menjadi pesaing AHY sebagai nama yang bakal dampingi Anies jika koalisi NasDem bersama PKS dan Demokrat terbentuk.   Survei digelar pada 11-17 Oktober 2022 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error plus minus 2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Ant/OL-8)