Ekonomi Singapura Diklaim Terus Pulih di Semester II-2021

16 September 2021, 12:23

Ekonomi Singapura Diklaim Terus Pulih di Semester II-2021

Singapura: Sejumlah sektor di Singapura diyakini akan terus tumbuh pada kecepatan yang sehat di paruh kedua tahun ini, kecuali ada kemunduran besar dalam ekonomi global. Tidak ditampik, pandemi covid-19 masih menjadi tantangan besar yang perlu diantisipasi semaksimal mungkin agar tidak menjadi tekanan di kemudian hari.

Hal itu terungkap dalam prognosa Kementerian Perdagangan dan Perindustrian (MTI) Singapura, dalam jawaban atas pertanyaan parlemen tentang prospek ekonomi.

“Sementara itu, ekonomi diperkirakan terus pulih pada 2022 didukung oleh pertumbuhan global yang positif,” kata Menteri Hubungan Perdagangan Singapura Iswaran, dilansir dari The Business Times, Kamis, 16 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ia memperkirakan adanya pembatasan perbatasan internasional dan permintaan perjalanan yang lemah bakal mengurangi sektor pariwisata. “Dan terkait penerbangan di bulan-bulan mendatang,” katanya, saat berbicara atas nama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.

Meski demikian, tambahnya, kemunduran dalam pembatasan domestik dan perbatasan akan membantu mendukung pemulihan sektor-sektor yang dihadapi konsumen dan mengurangi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor yang bergantung pada pekerja migran.

“Itu di atas kekuatan yang diproyeksikan di sektor berorientasi eksternal Singapura, seperti manufaktur dan keuangan,” tukasnya.

Optimisme muncul ketika ada kemajuan dalam program vaksinasi nasional Singapura. Percepatan vaksinasi covid-19 diharapkan memicu pelonggaran progresif dari pembatasan internal dan perbatasan pada 2021.

Anggota parlemen Partai Aksi Rakyat Liang Eng Hwa (Bukit Panjang) telah menanyakan tentang prospek ekonomi untuk 2022, serta alasan di balik peningkatan terbaru dari perkiraan Produk Domestik Bruto (PDB) resmi untuk 2021.

Memperhatikan bahwa MTI bulan lalu menaikkan perkiraan pertumbuhan PDB menjadi 6-7 persen pada 2021, Iswaran mengaitkan revisi tersebut dengan kinerja paruh pertama yang lebih baik dari perkiraan dalam ekonomi Singapura, serta peluncuran vaksin dan pembukaan kembali ekonomi di pasar maju dan regional lainnya.

“Pemulihan ekonomi global sebagian besar tetap pada jalurnya, terlepas dari risiko yang ditimbulkan oleh pandemi,” pungkas Iswaran.


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi