Dua Tim Mahasiswa FST UIN Jakarta Masuk Top 15 Program Bangkit

22 July 2021, 13:23

Dua Tim Mahasiswa FST UIN Jakarta Masuk Top 15 Program Bangkit

Jakarta: Dua tim mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta masuk Top 15 Final Capstone Project , Program Bangkit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Masing-masing tim dapat insetif USD5.000 atau setara Rp70 juta dengan peluang tambahan dana hibah USD10.000.

“Selamat. Semoga program semacam ini bisa berlanjut, sangat bermanfaat, menginspirasi sekaligus aplikatif untuk masyarakat,” kata Dekan FST UIN Jakarta Nashrul Hakiem mengutip siaran pers UIN Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021.

Tim pertama beranggotakan dua mahasiswa Prodi Teknik Informatik FST UIN Jakarta Bayu Aji Setyawan dan Faishal Rayyan, dan membuat aplikasi Baca. Aplikasi bertema ‘Education and Research’ ini dibuat sebagai platform pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Aplikasi yang dikembangkan Bayu dan Faishal serta satu anggota mahasiswa dari perguruan tinggi lain itu, dirancang dalam bentuk gim dengan teknologi Deep Learning . Tujuannya, agar pengguna mendapatkan pengalaman menyenangkan selama menggunakan aplikasi.

Tim kedua, beranggotakan Muhamad Dio Damiyati dari Prodi Teknik Informatika, Vahiya Prananta dari Prodi Sistem Informasi, dan dua mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Tim ini membuat aplikasi dengan tema Economic Resilience bernama Kaki Keenam.

Baca: Mahasiswa Unair ‘Sulap’ Limbah Udang Jadi Chitomask si Masker Antivirus

Aplikasi Kaki Keenam dibuat sebagai platform digital untuk mempertemukan pedagang keliling dengan pembelinya. Melalui sistem peta dan notifikasi pembeli makanan keliling bisa melacak pedagangnya. Ide proyek ini muncul ketika anggota tim menyadari bahwa mereka tidak tahu lagi kabar pedagang kantin kampus yang hilang kabarnya setelah pandemi.

Program Bangkit 2021 dimulai sejak 15 Februari 2021 dengan aktivitas sekitar 700 jam kegiatan. Program ini diikuti sekitar 3.000 mahasiswa dari 28.000 mahasiswa yang mendaftar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penyelenggaraan progam sendiri dikolaborasikan dengan sejumlah perusahaan digital ternama.

Selama 700 jam kegiatan, program menawarkan empat bagian pembelajaran. Keempatnya yaitu Machine Learning, Android Mobile Development, Artificial Intelligence, dan Cloud Computing. Di akhir kegiatan, para peserta membuat tugas akhir atau Final Capstone Project. Sebagai bagian dari kegiatan Merdeka Belajar– Kampus Merdeka (MBKM), pembelajaran ini bisa dikonversi menjadi maksimum 20 Satuan Kredit Semester (SKS).

Kemendikbudristek mengumumkan kelulusan 2.250 peserta Program Bangkit dari 250 perguruan tinggi nasional. Dari jumlah itu, terpilih Top 50 Capstone terbaik dari 483 tim sebelum kemudian disaring lagi menjadi Top 15.

(AGA)


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Statement

Fasum

Transportasi