Ditanggung Pemerintah Rp7.800 Per Liter, Ini Alasan Pertamina Larang Truk Batu Bara Isi Solar Bersubsidi

2 April 2022, 23:39

Ilustrasi. Pertamina sampaikan alasan truk batu bara dilarang isi solar bersubsidi  (Pixabay )

POROS.ID – Pihak Pertamina mengungkap alasan Truk Batu Bara di-larang menggunakan solar bersubsidi.

Selain itu, saat ini pihak Pertamina juga tengah menyusun skema baru soal Truk Batu Bara yang di-larang menggunakan solar bersubsidi itu

Sebagai informasi, beban pemerintah cukup besar dalam menanggung solar bersubsidi tersebut, yakni Rp7.800 per liter

Baca Juga: Jalan Nasional di Lebak Kotor dan Berlumpur Akibat Truk Pengangkut Batu Bara, Warga: Tambangnya Juga Ilegal

Harga Solar subsidi saat ini masih dipatok sebesar Rp 5.150 per liter, sementara harga solar non subsidi seperti Dexlite saat ini Rp12.950 per liter.

Atas kondisi itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkap alasan truk batu bara dilarang mengisi solar bersubsidi di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)

Menurutnya, sesuai undang undang, truk batu bara tidak diperbolehkan mengisi solar bersubsidi yang ada di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Baca Juga: Jadwal Imsak Minggu 3 April 2022, Lengkap Waktu Buka Puasa Ramadhan untuk DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten

Ia menerangkan bahwa menurutnya, alasan truk batu bara dilarang isi solar bersubsidi, lantaran truk batu bara termasuk pada industri besar.


https://www.poros.id/berita-utama/pr-1673129220/ditanggung-pemerintah-rp7800-per-liter-ini-alasan-pertamina-larang-truk-batu-bara-isi-solar-bersubsidi

Media

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi