Dipicu Cemburu, Suami Bunuh dan Kubur Istri di Kebun

19 August 2022, 2:10

 
Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan, saat digelarnya konferensi pers di Aula Polres SBB, Kamis (18/8/2022). (ANTARA/HO-Polda Maluku)

SOLOPOS.COM –
Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan, saat digelarnya konferensi pers di Aula Polres SBB, Kamis (18/8/2022). (ANTARA/HO-Polda Maluku)

Solopos.com, AMBON — Dipicu cemburu, seorang suami tega membunuh istrinya dan menguburkannya di kebun.

Aksi sadis di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Seram Bagian Barat (SBB), Ambon pada pekan lalu itu akhirnya terungkap.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Tersangka bernama Frans Rumahlesin, 41, sementara korban bernama Erna Wirin, 30.

“Tersangka ditangkap di rumah iparnya di Desa Neniari, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB pada Selasa (16/8/2022) sekitar pukul 01.40 WIT,” kata Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, saat konferensi pers di Aula Polres SBB.

Baca Juga: Pengacara Terima 5 Kuasa Baru untuk Jerat Ferdy Sambo dan Istri

Ia mengatakan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pembunuhan, merampas nyawa orang lain, dan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang.

Motif sehingga tersangka tega menganiaya istrinya sendiri hingga meregang nyawa yaitu akibat cemburu.

Dennie menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, penganiyaan terhadap istrinya dilakukan pada Sabtu, (9/7/2022) sekitar pukul 22.00 WIT di rumahnya yang berada di Desa Nuruwe.

Baca Juga: Percekcokan Sambo-Putri dan Detik-Detik Pembunuhan Brigadir J

“Tersangka baru mengetahui kalau korban meninggal dunia saat dia bangun pagi (Minggu) dan melihat korban sudah dalam keadaan kaku serta dingin,” ungkapnya.

Tak berselang lama, menantunya datang bersama anak tersangka. Tersangka kemudian memberitahukan kalau dirinya telah membunuh korban.

“Tersangka menyampaikan kepada mereka berdua (menantu dan anaknya) bahwa telah membunuh ibunya dan mereka berdua sempat melihat korban yang sudah terbujur kaku di kamar,” kata Dennie mengutip pengakuan tersangka.

Baca Juga: Brigadir J Berlutut, Bharada E Tembak 4 Kali atas Suruhan Ferdy Sambo

Mengetahui korban sudah meninggal, anak dan menantu tersangka kemudian pergi meninggalkannya.

Saat itu tersangka sedang bersama kedua anaknya yang lain berusia tujuh dan satu tahun.

“Kemudian karena panik dan takut diketahui oleh orang lain tersangka menggali kubur dengan kedalaman 25 cm dengan panjang tidak sampai 2 meter dan lebar 80 cm menggunakan parang dan linggis. Kemudian tersangka menggendong korban turun dari rumahnya lalu menyeretnya sejauh 15 meter dari rumah ke kolam yang digalinya tersebut, lalu menutup dengan daun pisang dan daun kelapa kemudian membakarnya,” jelasnya.

Baca Juga: Selama 6 Hari di Magelang, Bharada E dan Brigadir J Tinggal Sekamar

Kejadian itu baru terungkap pada Minggu (7/8/2022) lalu sekitar pukul 12.00 WIT.

Tim penyidik Satreskrim Polres SBB bertindak cepat melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya ternyata pelaku pembunuhan adalah suami sendiri.

“Tersangka telah melarikan diri ke hutan sejak hari Minggu, kemudian dilakukan pengejaran selama sepekan dan berhasil ditangkap,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Versi Motif Pembunuhan Brigadir J, Mana yang Benar?

Dennie mengaku, saat ini tersangka sudah dijebloskan ke penjara Polres SBB. Ia disangkakan menggunakan Pasal 340 subsider Pasal 338, lebih subsider pasal 351 ayat (3) KUHP.

“Barang bukti yang sudah diamankan yaitu satu buah parang, linggis, satu celana pendek warna hijau dengan motif batik, dan satu buah kasur berwarna ungu,” sebut Dannie.


https://www.solopos.com/dipicu-cemburu-suami-bunuh-dan-kubur-istri-di-kebun-1397556?utm_source=terkini_desktop

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi