Dipecat, Novel Sayangkan KPK Langkahi Pemerintah: Kenapa Begitu Bencinya dengan Pegawai yang Ungkap Kasus Besar?

17 September 2021, 10:08

Terkini.id, Jakarta Novel Baswedan yang merupakan penyidik nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini menumpahkan keresahannya.

Pria berusia 44 tahun itu seolah tak Terima dipecat begitu saja oleh KPK lantaran merasa sudah banyak menorehkan prestasi dalam pembongkaran berbagai kasus korupsi kelas kakap alias kasus besar.

Menurut Novel, keputusan Pimpinan KPK memecat dirinya dan 55 pegawai lain adalah upaya pembungkaman orang-orang yang telah bekerja dengan benar.


Baca Juga: Novel Baswedan dkk Bikin Kantor Pemberantasan Korupsi Sendiri, Yusuf Muhammad:…

“Kenapa ada upaya untuk membungkam atau menyingkirkan orang-orang di KPK?” tanya Novel, dikutip terkini.id dari tayangan acara bertajuk ‘Jangan Lupa!’ di kanal YouTube Jakartanicus via IDNTimes pada Jumat, 17 September 2021.

“Kenapa begitu bencinya orang-orang, oknum-oknum tersebut, dengan pegawai KPK yang bekerja dengan baik untuk memberantas korupsi? Mengungkap kasus-kasus besar?” sambungnya lagi.


Baca Juga: Eks Pegawai KPK Ditawari Masuk BUMN, Novel Baswedan: Itu Penghinaan…

“Berhasil membuat sistem pencegahan yang baik? Berhasil melakukan hal-hal lain dalam upaya memberantas korupsi?”

Novel Menyayangkan Pimpinan KPK Melangkahi Pemerintah

Ia mengatakan keputusan pemberhentian 56 pegawai KPK pada 30 September mendatang adalah keputusan sepihak dari pimpinan KPK sehingga dirinya menyayangkan karena menurutnya melangkahi keputusan Pemerintah.

“Dalam putusan MA bahwa hasil TWK itu tindak lanjutnya adalah kewenangan Pemerintah,” tuturnya.


Baca Juga: Pegawai Tak Lulus TWK Ditawari KPK Masuk BUMN, Novel Baswedan:…

“Ternyata dalam prosesnya, Pimpinan KPK berani melanggar aturan hukum itu, berani merasa di atas Pemerintah. Kenapa tidak menunggu Pemerintah? Kemudian memutuskan dengan sepihak,” tandas Novel Baswedan.


https://makassar.terkini.id/dipecat-novel-sayangkan-kpk-langkahi-pemerintah-kenapa-begitu-bencinya-dengan-pegawai-yang-ungkap-kasus-besar/

Partai

Institusi

K / L

,

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi