Dikenakan Jokowi Saat Pidato Kenegaraan, Busana Adat Paksian Ternyata Perpaduan Budaya Arab dan Tionghoa

16 August 2022, 18:36

PIKIRAN RAKYAT – Presiden Joko Widodo hadir pada acara Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD 2022 untuk menyampaikan pidato kenegaraan dengan menggunakan busana adat Paksian dari Bangka Belitung.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Agung Hardjono menyampaikan busana tersebut melambangkan penyatuan dan penyelarasan berbagai budaya dalam satu wadah karya seni.

Menurut Agung, busana Paksian dengan motif pucuk rebung tersebut adalah salah satu busana perpaduan budaya dari Arab, Tionghoa, dan Melayu yang menggambarkan keberagaman Indonesia.

Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, agama dan ras, namun perbedaan tersebut disatukan dalam sebuah tatanan bernegara, yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Elektabilitasnya Semakin Melejit, Ridwan Kamil Disarankan Gabung Partai Nasionalis

Agung menambahkan, akulturasi budaya tersebut terjadi sebab di masa silam, wilayah Bangka Belitung sering dilalui berbagai negara di dunia untuk perdagangan dan perjalanan laut.

Busana Presiden dalam menghadiri sidang tahunan MPR setiap tahunnya selalu menjadi sorotan karena keunikannya yang menampilkan berbagai adat budaya daerah.

“Baju adat yang saya kenakan ini adalah baju Paksian dari Provinsi Bangka Belitung dengan motif rebung yang melambangkan kerukunan dan warna hijau dipilih karena mengandung filosofi kesejukan, harapan dan pertumbuhan,” ujar Presiden Jokowi.

Pada tahun 2021, Jokowi menggunakan baju adat Kanekes dari suku Baduy.


https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-015289999/dikenakan-jokowi-saat-pidato-kenegaraan-busana-adat-paksian-ternyata-perpaduan-budaya-arab-dan-tionghoa

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi