Covid Naik 500%, Perhimpunan Profesi Dokter Sampaikan 5 Rekomendasi

18 June 2021, 14:38

Ilustrasi dokter (harianhaluan)

Jum’at, 18/06/2021 12:58 WIB

Jakarta, law-justice.coPerhimpunan 5 profesi dokter, mulai dari perhimpunan dokter paru hingga dokter penyakit dalam mengaku prihatin dengan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang mencapai 500%. Oleh karena itu, mereka mendesak agar pemerintah lebih fokus dalam mengatasinya.

“Agar pemerintah pusat memberlakukan PPKM secara menyeluruh dan serentak terutama di Pulau Jawa,” kata mereka melalui keterangan pers, Jumat (18/6/2021).

Kemudian mereka juga meminta agar pemerintah atau pihak yang berwenang memastikan implementasi serta penerapan PPKM yang maksimal. Pemerintah juga diminta untuk melakukan percepatan dan memastikan vaksinasi tercapai sesuai standar.

“Smua pihak lebih waspada terhadap varian baru Covid-19 yang lebih mudah menyebar, mungkin lebih memperberat gejala, mungkin lebih meningkatkan kematian dan mungkin menghilangkan efek vaksin. Lakukan tracing dan testing dengan lebih massif,” katanya.

Selain itu, mereka juga meminta masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berpergian jika tidak mendesak, menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan lainnya.

Berdasarkan data kasus harian dari Satgas Covid-19 pada 15 Mei 2021 angka penambahan kasus yaitu 2385 kasus. Kemudian kasus perlahan meningkat dan semakin meningkat tajam, tercatat pada tanggal 15 Juni terdapat 8161 kasus, 16 Juni terdapat 9.944 kasus dan kasus per 17 Juni 2021 sebanyak 12.624 kasus.

“Jika dibandingkan dengan data 15 Mei, terjadi peningkatan kasus pada tanggal 17 Juni sekitar 500%, diikuti dengan peningkatan kasus kematian berkaitan dengan Covid-19,” jelas mereka.
 
Berdasarkan dari Dinkes DKI Jakarta bed occupation rate (BOR) untuk ruang isolasi dan ICU sudah hampir penuh. Data sampai tanggal 17 Juni 2021 tercatat sekitar 8.000 tempat tidur isolasi yang tersedia, sudah terisi 84% dan ruang ICU sudah terisi 74%.

“Sistem Kesehatan Indonesia dapat colaps jika pihak yang berwenang dan terlibat tidak segera melakukan upaya-upaya maksimal untuk penanganan Covid-19 ini.”
 
Berdasarkan data kasus Covid-19 harian, sejak diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 11 Januari 2021, kasus pada bulan Februari mulai turun. Pada awal-awal Covid-19 hanya di Jakarta, pembatasan kegiatan masyarakat dapat hanya di DKI Jakarta.

Namun, setelah merebak, maka pembatasan harus semua wilayah, terutama se-Jawa. Pada awalnya pembatasan dilakukan oleh pemerintah daerah setempat, seperti PSBB, sekarang kewenangan ditentukan oleh pemerintah pusat melalui PPKM.

Pemberlakuan PPKM di berbagai wilayah terutama se-jawa terlihat penurunan angka kasus pada bulan Februari. Namun, saat ini kasus COVID-19 kembali menaik tajam pada bulan Juni dan merebak di berbagai wilayah di Indonesia.
 
Adapun perhimpunan dokter spesialis yang mendesak hal tersebut adalah Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI).

 


https://www.law-justice.co/artikel/110871/covid-naik-500-perhimpunan-profesi-dokter-sampaikan-5-rekomendasi/

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi