Cerita dan Alasan Cristine Menyelamatkan Anjing hingga Berujung Dipolisikan

3 April 2022, 11:04

Cristine (kanan), 30 tahun penyelamat anjing terlantar yang dipolisikan saat melapor  ke Propam Polres Metro Tangerang. Istimewa

TEMPO.CO, Tangerang – Dua hari berturut-turut, Cristine, 30 tahun, menerima laporan berisi pesan dan foto adanya tiga ekor anjing telantar dengan kondisi memprihatinkan. “Laporan itu datang dari warga sekitar ke whatsapp saya,” ucap dia saat dihubungi Tempo Sabtu, 2 April 2022.

Cristine baru bisa melihat secara langsung ketiga binatang peliharaan itu pada Selasa, 29 Maret ketika dia mengendarai mobilnya menuju toko sepatu miliknya di kawasan Greenlake City. “Tadinya saya belum mau lihat anjing itu, tapi pas kebetulan lewat dan lihat tiga ekor anjing itu terikat di pinggir jalan, bukan di depan rumah,” ujarnya.

Saat itu, kata Cristine, tiga ekor anjing jenis Golden dan Siberia Husky terikat di bawah pohon pinggir jalan Haji Mansur, Cipondoh. Saat didekati kondisi tiga ekor anjing itu, kata dia, sangat memprihatinkan. “Terikat, kepanasan, mereka terlihat kelaparan dan kehausan, tidak ada makanan dan minuman di dekat mereka saat itu,” katanya.

Setelah dia amati, kondisi anjing Golden secara fisik cukup parah. “Matanya infeksi, di bagian tubuhnya banyak luka, satu Husky berjalan pincang,” kata Cristine. Saat itu, dia sempat memberikan makan anjing-anjing itu sambil menunggu pemilik anjing itu datang.

Setelah menunggu beberapa jam, pemilik anjing itu tidak juga terlihat. Akhirnya Cristine membawa tiga ekor anjing itu ke klinik hewan di sekitar Cipondoh. Di klinik itu, tiga ekor anjing itu ditangani dokter hewan dan diperiksa kesehatannya secara menyeluruh.

Cristine mengaku telah mengeluarkan biaya Rp 3,5 juta untuk biaya medical check up dan pengobatan hewan terlantar tersebut. “Itu belum biaya makan dan biaya operasi yang akan dilakukan,” kata dia.

Menurut Cristine, dari hasil pemeriksaan sementara anjing Golden mengalami infkesi di bagian mata. Dan, ketiga ekor anjing itu mengalami diare, berak darah dan kencing berdarah. “Hasil pemeriksaan kandung kemih ke tiga ekor itu infeksi karena banyak batu didalamnya dan itu harus dioperasi,” ujarnya.

Selain itu, bakteri dalam darah ke tiga ekor anjing itu juga sangat tinggi.

Cristine mengaku ikhlas menolong binatang tersebut. Sebab, hal itu telah sering dia lakukan. “Saya memang pecinta binatang. Saya memang sering menolong hewan yang terlantar di jalan, saya kasih makan. Jika sakit saya bawa dan obati. Jika tidak ada tuannya, setelah sehat saya carikan adopternya,” kata Cristine.

Namun, kali ini niat baik Cristine justru berbuah laporan polisi. Dia dilaporkan mencuri anjing itu oleh pemiliknya, Parmin. Namun, pengusaha sepatu pengantin ini tidak gentar dengan laporan itu. “Niat saya baik, mau menolong anjing itu. Kalau saya mau mencuri ngapain saya bawa ke klinik hewan, diobati dengan biaya sendiri. Kalau saya mau mencuri kenapa gak langsung saya jual,” ujarnya.

Cristine kini didukung komunitas pecinta binatang untuk memperjuangkan nasib hewan yang ditelantarkan serta proses hukum yang kini dihadapinya karena dituduh mencuri anjing.

JONIANSYAH HARDJONO

Baca juga: Kapolres: Laporan Terhadap Penyelamat Anjing di Tangerang Tetap Berjalan


https://metro.tempo.co/read/1577883/cerita-dan-alasan-cristine-menyelamatkan-anjing-hingga-berujung-dipolisikan

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi