Cegah Kasus Stunting, Kemenkeu Dukung Proyek Kamijoro dan TPST Piyungan

3 November 2021, 8:30

Cegah Kasus Stunting, Kemenkeu Dukung Proyek Kamijoro dan TPST Piyungan

YOGYA, KRJOGJA.com – Guna mencegah stunting, Kementerian Keuangan Republik Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap penanganan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamijoro.

DIY mendapatkan fasilitas dari Kemenkeu RI untuk menyiapkan penyelesaian proyek TPST Piyungan dan proyek air SPAM Kamijoro. Proyek tersebut akan bisa dijalankan dan dipercepat secara efektif setelah pandemi Covid–19 mereda.

“Setiap proyek memang terdapat masalah, namun pihaknya terus berupaya menemukan solusi. Baginya, yang terpenting adalah kebutuhan air di masyarakat tercukupi dengan baik, tidak hanya pada segi kuantitas, tapi kualitas pun menjadi yang utama. Hal ini karena pengelolaan sampah dan air sangat penting bagi pencegahan stunting di suatu wilayah.Jangan sampai makin banyak stuntingnya karena stunting salah satu sumbernya adalah air,”kata Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu RI, Bramantyo Isdijoso, seusai bersilaturahmi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Senin (1/11/2021).

Adanya dukungan dari Kementerian Keuangan RI itu disambut baik oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Bramantyo menyatakan, untuk TPST Piyungan, pihaknya telah menerima rencana penanganan dan pembangunan dari DIY. Dimana didalamnya, sudah tercantum juga berbagai permasalahan dan tantangan yang harus segera ditangani. Terkait dengan permasalahan itu,Kementerian Keuangan akan menerjunkan tim asistensi untuk membantu tim dari Pemda DIY.

“Nanti terkait permasalahan yang ada, kita kan sama-sama mencari solusi untuk persoalan-persoalan disana. Nanti kita kerjasamakan juga dengan Bantul, Sleman, Kota Yogya. Insya Allah dengan begitu dari daerah sendiri juga banyak mendapatkan solusi,” ungkap Bramantyo.

Bramantyo mengatakan, esensi pemerintah pusat dalam membantu keuangan pengurusan proyek ini bukan karena ingin mengambil tanggung jawab daerah. Namun dirinya berharap agar daerah memiliki peralatan dan perangkat manajemen sistem yang lebih baik untuk menangani sampah di masa depan.

Pelaksana Harian Unit Manajemen Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Program Prioritas (TP5) DIY Rani Sjamsinarsi yang mendampingi Gubernur DIY dan Sekda DIY dalam pertemuan tersebut mengatakan Pemda menyambut baik bantuan keuangan dari Pemerintah Pusat tersebut. Mengingat anggaran yang diperlukan untuk penanganan proyek tersebut tidak sedikit dan tidak mungkin ditanggung sendiri daerah.

“Saya belum berani menyebutkan jumlah anggarannya saat ini. Yang pasti, saya akan melanjutkan dengan pertemuan antara Kementerian Keuangan dengan DPRD DIY,” ujar Mantan Plt Sekda DIY tersebut. (Ria/Ira)


Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi