Bos Pupuk Indonesia Sebut Perdagangan Karbon Hal Baru di BUMN

25 October 2022, 6:12

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama 7 BUMN lainnya menandatangani komitmen Letter of Intent Pelaksanaan Pilot Voluntary Carbon Market (VCM) BUMN sebagai bentuk komitmen perusahaan negara mengejar target bebas emisi karbon (Net Zero Emission/NZE) 2060.
Penandatangan ini dilakukan dalam rangkaian Road to G20: SOE International Conference: ‘Driving Sustainable & Inclusive Growth’, yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua-Bali, Selasa (18/10).
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman mengatakan perjanjian jual-beli karbon ini belum pernah dilakukan di Indonesia. Artinya, hal ini menjadi yang pertama kali dilakukan antar BUMN dilaksanakan.

“Ini ada harganya sudah, harga karbon dimana nanti ada exchange melalui perusahaan di bawah BKI di secondary market, kita lakukan jual beli karbon,” ujarnya kepada CNBC Indonesia dalam SOE Conference, Selasa (18/10/2022).
Meski bagus untuk Indonesia, namun Bakir mengatakan perdagangan karbon ini diperlukan aturan dan regulasi yang kuat. Selain itu, juga perlu diatur mengenai pajak karbon atau karbon tax.
Menurutnya, tax dapat berguna dan berlaku untuk perusahaan yang memiliki emisi karbon dan tidak bisa mencapai Nationally Determined Contributions (NDCs).

“Memang sudah ada wacana tax, tapi saya pikir regulasi harus firm, itu akan mendorong, dan juga nanti bagaimana karbon pricing harus diatur juga. Masih banyak lain tapi dua itu yg penting,” imbuhnya.
Selain menandatangani perjanjian jual beli karbon, Pupuk Indonesia juga terus menggaungkan komitmennya mengurangi karbon lewat beberapa upaya.
Salah satunya dengan mempersiapkan diri menjadi pemain utama sebagai produsen blue ammonia dan green ammonia di Asia sebagai bagian dari komitmen BUMN mendorong transisi energi dan mengurangi emisi karbon.
Pengembangan blue dan green ammonia telah termaktub dalam roadmap dekarbonisasi Pupuk Indonesia yang terbagi dalam tiga tahap, meliputi jangka pendek (2023-2030), jangka menengah (2030-2040), hingga jangka Panjang (2040-2050).

[-]

Lewat Kolaborasi, PLN Lakukan Penguatan Sistem Capai NZE

(dpu/dpu)

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi