Bongkar Sindikat Spesialils Kejahatan Skmming, Polisi Ringkus WNA Asal Belanda dan Rusia

16 September 2021, 15:22

Bongkar Sindikat Spesialils Kejahatan Skmming, Polisi Ringkus WNA Asal Belanda dan Rusia

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya menangkap tiga penjahat spesialis bobol mesin ATM. Dua dari tiga pelaku adalah warga negara asing (WNA), masing-masing berinisial NG yang berkewarganegaraan Belanda dan FK asal Rusia.

Sementara seorang lagi berinsial RW. RW bertugas menampung uang hasil kejahatan yang dilakukan NG dan FK. Selama aksinya, sekitar satu tahun, kawanan ini meraup uang hasil kejahatan hingga Rp 1,7 miliar.

Mereka beraksi di kawasan Jakarta dan Bekasi. Setiap eksekutor baik FK dan NG mendapat imbalan 10 persen sampai 20 persen dari setiap aksinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan Ditres Krimsus Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku skimming.

“FK mengaku sudah satu tahun berada di Indonesia dan bekerja sebagai tour guide. Jadi FK biasa bawa turis asing yang berwisata ke Bali maupun di Jawa,” ungkap Yusri Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Vaksin Pfizer Diberikan pada Ibu Hamil, Ini Penjelasan Ketua Tim Vaksinator RS St Carolus Serpong 

Baca juga: Viral Krisdayanti Ungkap Gaji-Tunjangan Anggota Dewan Fantastis, Gus Nadir Sindir Halus Warganet

Kemudian FK pun mengajak NG dari Belanda ke Indonesia untuk terlibat dalam sindikat skimming. Keduanya, NG dan FK memakai paspor pariwisata untuk bisa masuk ke Indonesia. Pengakuan kepada polisi, NG sudah empat bulan ada di Indonesia.

Kata Yusri, NG dan FK merupakan eksekutor skimming. Keduanya tinggal menunggu perintah dari atasan mereka berinisial A saat akan melancarkan aksinya. Yusri menjelaskan, A ini memberikan pelatihan kejahatan skimming kepada NG dan FK.

Lebih lanjut Yusri mengatakan, kawanan NG, FK, dan RW ini hanya sindikan kecil kejahatan skimming. Mereka bergerak dan dikendalikan A dari luar negeri.

Dimana kata Yusri, modusnya sindikat besar ini mengirim blank card ke sindikat-sindikat kecil untuk mengkloning ATM korban. Sasaran mereka adalah ATM bank-bank BUMN.

Baca juga: Indonesia Diminta Tak Terjebak Isu Perang Dagang AS-China

Baca juga: Pakde Pedagang Bakso Termasuk yang Kehilangan Eko Supriyadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

“Saat ini kami sudah ketahui identitas A. Dia berada di luar negeri dan berstatus DPO,” kata Yusri. Yusri menjelaskan, RW mengenal A saat menjadi tahanan di Lapas Kelas II Salemba, Jakarta Pusat atas kasus narkoba. Pelaku A juga merupakan residivis kasus narkoba.


https://wartakota.tribunnews.com/2021/09/15/bongkar-sindikat-spesialils-kejahatan-skmming-polisi-ringkus-wna-asal-belanda-dan-rusia

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi