Baznas: Potensi Zakat di Indonesia Capai Rp 327 Triliun

3 April 2022, 18:04

Aplikasi membayar zakat online di Baznas Foto Baznas

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad mengatakan potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 327 triliun per tahun menurut data yang dihimpun dari pusat kajian strategis lembaganya. Potensi itu bersal dari zakat penghasilan, jasa pertanian, perkebunan, peternakan, dan sektor lainnnya.

“Zakat merupakan salah satu potensi penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Apalagi masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang religius, dermawan, dan memiliki kepedulian sosial terhadap orang di sekitar yang membutuhkan bantuan,” ujar Achmad dalam keterangannya, Ahad, 3 April 2022.

Adapun dari total potensi yang ada, zakat yang terkumpul pada 2021 baru sebesar Rp 17 triliun. Achmad mengakui pengumpulan ini masih belum optimal.

Pada 2022, Zakat Infak Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lain (DSKL) membidik pengumpulan zakat bisa menembus Rp 26 triliun. Untuk mencapai angka itu, ia mengatakan perlu dorongan dari berbagai pihak.

Bila target terpenuhi, Achmad memperkirakan ada 56 juta orang yang akan menerima manfaat dari pengumpulan zakat. Di sisi lain, dia memastikan pemberian bantuan Baznas akan dilakukan secara tepat sasaran kepada masyarakat dengan tiga segmen, yakni ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

“Yang menerima bantuan akan disurvei dan diprioritaskan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.


https://bisnis.tempo.co/read/1578010/baznas-potensi-zakat-di-indonesia-capai-rp-327-triliun

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi