Banjir Masih Rendam Sebagian Wilayah di OKU Sumsel

3 November 2021, 10:23

Banjir Masih Rendam Sebagian Wilayah di OKU Sumsel

Jakarta: Banjir yang terjadi pada Senin, 1 November 2021, masih merendam beberapa wilayah di bagian hilir Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan. Genangan di sejumlah desa yang terdampak telah surut pada hari ini, Rabu, 3 November 2021.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan empat kecamatan terdampak banjir yang terjadi pada malam hari, sekitar pukul 23.30 WIB. Personel Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD setempat Gunalfi menginformasikan debit air di beberapa wilayah sudah mulai surut.

“Namun di bagian hilir Sungai Ogan pada Kecamatan Baturaja Timur dan Kecamatan Lubuk Batang, air masih merendam rumah warga,” ujar Gunalfi, Rabu, 3 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Pihaknya mengidentifikasi wilayah desa yang terdampak di dua kecamatan itu, antara lain Desa Tanjung Kemala, Terusan, Tanjung Baru di Kecamatan Baturaja Timur, sedangkan Desa Lubuk Batang Lama di Kecamatan Lubuk Batang.

Baca juga: Kudus Alokasikan Rp1,6 Miliar Rehabilitasi 11 Sekolah

Banjir yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi hingga menyebabkan debit air Sungai Ogan dan Lengkayap meluap tersebut juga sempat merendam desa-desa di kecamatan lainnya.

Data BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyebutkan desa terdampak yaitu Desa Laya, Tanjung Agung dan Karang Agung di Kecamatan Baturaja Barat serta Desa Pengaringan di Kecamatan Semidang Aji.

Banjir berdampak pada 980 KK serta kerugian materiel pada 632 unit rumah. Ketinggian banjir yang berkisar pada 60 hingga 100 cm itu juga merusakkan 2 unit jembatan.

Saat peristiwa tersebut terjadi, BPBD Kabupaten OKU telah merespons dengan berkoordinasi dengan dinas maupun aparat di tingkat kecamatan maupun desa. Personel dan peralatan berbagai pihak dikerahkan untuk melakukan kesiapsiagaan dalam mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Baca juga: Banjir di Sekadau, Kalimantan Barat Alami Kenaikan Volume Air

Berdasarkan analisis inaRISK, Kabupaten OKU memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 11 kecamatan teridentifikasi memiliki potensi bahaya tersebut, termasuk wilayah kecamatan yang terdampak banjir pada Senin lalu.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya banjir. Pantauan prakiraan cuaca di wilayah Baturaja yang masih tergenang banjir, hari ini masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Demikian juga untuk wilayah Kecamatan Lubuk Batang dan kecamatan lain di Kabupaten OKU.

Sumatra Selatan termasuk salah satu wilayah yang diprakirakan BMKG berpotensi curah hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang hingga 6 November 2021.

Fenomena La Nina yang mulai terasa dampaknya perlu mendapatkan perhatian bersama untuk mengantisipasi atau pun menghindari dampak bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang maupun tanah longsor. (Ferdian Ananda Majni)


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi