Anies Harus Kerja Keras Kejar Target Pendapatan Asli Daerah

18 June 2021, 15:35

Anies Harus Kerja Keras Kejar Target Pendapatan Asli Daerah

MerahPutih.com – Wabah virus corona menyebabkan perekonomian dalam negeri melemah dan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) merosot tajam. PAD DKI Jakarta di triwulan kedua tahun 2021 baru teraliasasi 23 persen.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anzani meminta kepada Pemprov untuk terus menggenjot realisasi PAD tahun ini. Dalam APBD 2021 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memproyeksikan target pendapatan di triwulan kedua tahun 2021 sebesar Rp43,37 triliun.

Baca Juga:

Kemendagri Dorong Pemda Percepat Penyerapan APBD 2021

Dengan realisasi yang baru mencapai 23 persen itu, perlu kebijakan strategis yang harus dilakukan Pemerintah DKI di masa pandemi COVID-19.

“Jadi menurut saya Pemprov harus bikin kebijakan yang tepat dan berdampingan,” terang Zita di Jakarta.

Pemprov DKI harus menimbang lebih matang menarik rem darurat di saat kasus corona melonjak tajam. Kebijakan ini yang membuat pendapatan bajak DKI semakin parah.

“Jangan terlalu kencang remnya. Dikhawatirkan nanti akibatnya pajak kita drop, karena pencapaian PAD kita saja masih sangat rendah,” ujarnya.

Politikus PAN ini meminta, agar Pemda selektif dalam membuat peraturan terkait jam operasional tempat usaha agar penerimaan pajak bisa segera membaik disaat melonjaknya kasus corona.

Ilustrasi uang. (Foto: Antara)
Ilustrasi uang. (Foto: Antara)

“Menurut saya ekonomi juga harus sama-sama jalan, karena sudah banyak usaha yang collapse, UMKM yang tutup. Jadi tidak perlu semuanya ditutup, harus selektif hanya tempat yang memang basis penularan saja (yang ditutup),” katanya.

Kementerian Dalam Negeri, realisasi belanja kabupaten/kota yang dinilainya masih rendah, realisasi belanja provinsi, dan kabupaten/kota se-Indonesia baru mencapai 24,41 persen. Rinciannya, realisasi APBD provinsi sebesar 26,85 persen dan realisasi APBD kabupaten/kota sebesar 23,22 persen.

Padahal, idealnya pada pertengahan tahun realisasi belanja daerah sudah mencapai minimal 40 hingga 50 persen.

“Kita akan evaluasi terus, ini setiap minggu saya evaluasi, tolong belanjakan, untuk eksekusi program, tapi programnya kalau bisa padat karya yang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Mendagri Tito Karnavian. (Asp)

Baca Juga:

Kejar Pertumbuhan 7 Persen, Tito Ingatkan APBD Digunakan Buat Belanja Produktif


https://merahputih.com/post/read/anies-harus-kerja-keras-kejar-target-pendapatan-asli-daerah

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi