Aksi Sosial Makin Subur

22 July 2021, 13:31

Solopos.com, JAKARTA—Pandemi Covid-19 meruntuhkan sendi-sendi perekonomian dan kesehatan di Tanah Air. Namun, pada saat bersamaan, krisis ini menyuburkan lahirnya aksi-aksi sosial di tengah masyarakat. Gerakan ini memberikan suntikan semangat solidaritas untuk menghadapi pandemi yang entah kapan berakhir.

Aksi ini salah satunya seperti yang influencer, Imam Darto, lakukan. Selain sebagai penyintas Covid-19, Imam juga mengalami banyak ujian. Pada Juli ini kakaknya meninggal dunia akibat Covid-19. Sehari berikutnya, kakak iparnya harus mendapat perawatan di ICU karena Covid-19. Beberapa hari kemudian, anak Imam kena Covid-19.

Rentetan peristiwa itu masih bertambah dengan banyaknya pesan langsung ke Instagramnya yang mengeluhkan kesulitan mendapatkan rumah sakit, ICU, oksigen, hingga plasma konvalesen. Di tengah kegundahan itu, ada vendor makanan yang menawarinya paket untuk mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Imam lantas menanggapi vendor ini untuk membikin gerakan makan gratis untuk pasien isoman. Vendor menyiapkan paket 2 kali makan bagi 10 pasien isoman selama 10 hari. Sebagai gantinya, mereka yang sembuh seusai isoman dianjurkan untuk menjadi donor plasma konvalesen. Selain itu, Imam Darto juga menjajaki kerja sama dengan vendor makanan lain untuk menyediakan 100 kue bagi 50 pasien isoman.

Menariknya, dari gerakan itu, banyak orang lain yang terdorong melakukan aksi serupa. Mereka membagikan paket vitamin, makanan, APD, dan lainnya.
“Lawan virus harus dengan virus. Penularannya multiplikasi. Kami harapannya dari 10 orang ini akan memberikan 10 kebaikan kepada orang lain dan menular seterusnya,” kata Imam dalam talkshow virtual yang digelar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Rabu (21/7/2021).

Hingga kini, inspirasi dari gerakan ini terus meluas bahkan influencer-influencer lain mengikutinya. Meski demikian, ia harus selektif kepada mereka yang mengajak membuat gerakan sosial serupa. Sebab, banyak juga orang yang memanfaatkan situasi dengan tidak bertanggung jawab. “Ada juga yang bilang buka refill oksigen gratis. Tapi, ternyata malah tabungnya dibawa kabur,” ujar Imam.

Kesadaran berbagi serupa juga dirasakan Ketua Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas), Noor Achmad. Di tengah pandemi, penerimaan dari pajak perorangan justru meningkat sekitar 30% daripada tahun lalu. Sementara itu, zakat dari perusahaan menurun. Ia menduga penurunan ini akibat dana dari perusahaan sebagian penyalurannya melalui pemerintah atau saluran lainnya. “Tapi kami melihat pribadi dan masyarakat umum banyak yang mengeluarkan zakat. Ada kenaikan pribadi yang bayar zakat,” tutur Noor.

Kurban online

Peningkatan zakat ini untuk mengantisipasi dan menghadapi dampak pandemi. Baznas membikin Satgas nasional khusus yang menangani dampak pandemi. Satgas ini berkoordinasi dengan Baznas di daerah untuk mempriotaskan mereka yang terdampak, baik dari segi kedaruratan maupun pemulihan.

Aspek kedaruratan misalnya memberikan oksigen, bantuan sembako, vitamin, dan APD bagi yang sedang menjalani isoman. Satgas juga membentuk tim pemulasaraan jenazah menanggapi banyak jenazah yang tidak tertangani karena keterbatasan tenaga.

“Sukarelawan pemulasaran jenazah masih terbuka. Kami menjamin vitamin, APD, dan kami sediakan uang transpor untuk mereka yang di rumah,” ujar Noor.
Baznas juga membuka program kurban online. Animo masyarakat untuk mengakses program ini meningkat 70% daripada tahun lalu. Baznas menargetkan terkumpul 4.000 setara kambing. Namun, kurban yang terkumpul menurut perkiraan mencapai 5.000 setara kambing.

“Yang kami peroleh kami sebarkan ke seluruh Indonesia. Ada juga yang kami kalengkan, khususnya bagi warga di daerah perbatasan. Penyembelihannya tetap pada hari tasyrik. Kalengan ini menurut perkiraan tahan dua tahun. Masyarakat luar biasa bergotong-royong dan peduli terhadap sesama,” cerita dia.

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi