Air Sungai Cimeta di Bandung Barat Berwarna Merah

31 May 2022, 8:09

Bandung: Warga dihebohkan kondisi Sungai Cimeta yang berubah warna menjadi merah. Perubahan warna air sungai ini ditemukan pada Seninpagi, 30 Mei 2022, di aliran yang melewati Desa Tagogapu dan Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
 
“Kira-kira setelah subuh tadi, warna air masih normal seperti biasa tapi sekitar jam 6 pagi lewat, warna air sudah berubah jadi merah,” kata warga Tagogapu, Ani Mulyani, di sekitar Sungai Cimeta.
 
Ani mengaku baru pertama kali melihat warna air sungai berubah menjadi merah. Dirinya pun tidak mengetahui penyebab perubahan warna air. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Semenjak tinggal di sini, baru sekarang saya melihat warna airnya berubah,” ucapnya. 
 
Belakangan diketahui jika fenomena perubahan warna air sungai menjadi merah itu diduga dilakukan warga yang membuang karung berisi pewarna ke sungai di Kampung Cikamuning, RT 20 RW 01 Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang. 
 
Baca juga: Ribuan Ikan di Sungai Serayu Banyumas Mati Mendadak
 
Sebelumnya warga menemukan tumpukan karung di pinggir Jalan Raya Padalarang-Purwakarta tepatnya di seberang SD Negeri 1 Tagogapu. Karena bisa menghalangi aliran air, karung tersebut lalu dibuang ke sungai.
 
“Tadi kakak saya membuang isi karung karena menghalangi supaya jika terjadi hujan tidak sampai meluber ke jalan,” kata Agus Rosandi, warga lainnya.
 
Menurut Agus, kakaknya mengira jika karung yang dibuang berisi tanah tetapi ternyata ketika tercampur air sungai, malah jadi berubah warna. 
 
“Diperkirakan isinya pewarna makanan, masih berbentuk serbuk. Mungkin berasal dari sebuah pabrik makanan,” tuturnya.
 
Sementara itu, Satgas Citarum Harum Sektor 9 menduga pencemaran air Sungai Cimeta akibat tercemar limbah pewarna kain. Dugaan itu setelah anggota Satgas Citarum Harum melakukan pengecekan aliran sungai dan mengambil sampel air.
 
Baca juga:  Puluhan Sumur Warga Pekalongan Tercemar Limbah
 
“Jika dilihat secara logika dan dipegang, terus menempel di tangan dan susah dihapus, itu biasanya berasal dari bahan pewarna kain,” terang Komandan Subsektor 9 Satgas Citarum Harum, Kholid Abdurrahman.
 
Apalagi pihaknya menemukan barang bukti serbuk tinta berwarna merah di sekitar aliran Sungai Cimeta. Barang bukti tersebut kemudian dibawa untuk dicek di laboratorium. 
 
Sejauh ini berdasarkan hasil pengecekan sementara terkait Ph, lanjut dia, kondisi air sungai masih normal diangka 6. Tetapi untuk kepekatan warnanya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biologycal Oxygen Demand (BOD). 
 
“Pengecekan hanya bisa dilakukan di laboratorium dan hasilnya baru keluar setelah 5 jam. Kami akan tindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama DLH Bandung Barat dan pihak provinsi,” ucapnya.
 

(MEL)


https://www.medcom.id/nasional/daerah/GNGAgejk-air-sungai-cimeta-di-bandung-barat-berwarna-merah

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi