Adik Kang Emil: Dukungan Jokowi Sangat Membesarkan Hati Kami…

30 May 2022, 13:02

RM.id  Rakyat Merdeka – Juru Bicara Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas dukungan moral yang disampaikan Presiden Jokowi, terkait musibah hilangnya putra sulung Kang Emil:  Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril (22) di Sungai Aare, Bern, Swiss.

“Dari pihak keluarga, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Joko Widodo,  yang telah memberikan atensi dan berkomunikasi langsung dengan Kang Emil, melalui sambungan telepon ke Swiss,” ujar Elpi, dalam konferensi pers di Gedung Sate, Bandung, Senin (30/5).

Dia menegaskan, dukungan tersebut sangat berarti bagi pihak keluarga, yang masih berharap Eril bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

“Sebagai kepala negara, Pak Jokowi merepresentasikan seluruh warga Indonesia. Ini membesarkan hati kami, selaku pihak keluarga dalam menghadapi musibah,” tutur adik kandung Kang Emil.

Berita Terkait : Cari Anak Kang Emil Di Sungai Aare, Tim SAR Pakai Drone Khusus

Elpi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, khususnya warga Jawa Barat, yang tak henti memberikan dukungan dan doa kepada Kang Emil dan keluarga.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat, yang hingga saat ini menyampaikan rasa simpati, doa, dan dukungannya. Kami tidak bisa membalasnya. Allah lah sebaik-baiknya pemberi balasan,” pungkas Elpi.

Eril dan keluarga tiba di Bern, Swiss pada Rabu (25/5). Tujuannya, ingin mencari kampus S2 selepas menamatkan pendidikan di ITB. 

Sementara Kang Emil, sedang dalam perjalanan dinas di London, Inggris bersama delegasi Jabar.

Berita Terkait : Warga Desa di Kalteng Gaungkan Dukungan Ganjar Presiden 2024

Kamis (26/5) pagi, Eril hilang di Sungai Aare. Saat berenang bersama adiknya: Camillia Laetitia Azzahra dan seorang temannya. 

Kala itu, dia terseret arus saat hendak naik ke permukaan sungai. Sempat ditolong kawannya, namun kalah oleh derasnya arus sungai yang panjangnya 292 km, dan bermuara di Pegunungan Alpen Bernese Timur. 

Terkait hal ini, Duta Besar (Dubes) RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad menegaskan, tidak ada batasan waktu dalam upaya pencarian Eril.

“Tidak ada batas waktu maksimal pencarian. Polisi sungai tidak mengatakan, berapa lama pencarian ini akan dihentikan. Karena sudah menjadi tugas mereka. Setiap hari akan terus dicari,” kata Dubes Muliaman dalam konferensi pers virtual dari KBRI Bern, pada Sabtu (28/8).

Berita Terkait : Cak Imin Berani Langkahi Para Pendiri Koalisi

Berdasarkan informasi Polisi Sungai Swiss, ada kritikal waktu penting dalam pencarian korban hanyut. Tiga hari pertama, sering ditemukan. Namun, sebanyak 99,9 persen kasus baru ditemukan, setelah tiga pekan.

“Itu menurut informasi mereka, dari pengalaman puluhan tahun,” pungkas Dubes Muliaman. ■

 

 


https://rm.id/baca-berita/nasional/126324/adik-kang-emil-dukungan-jokowi-sangat-membesarkan-hati-kami

 

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi